Home Blog

RUANG LINGKUP FITOKIMIA ANTOSIANIN

0

RUANG LINGKUP FITOKIMIA

ANTOSIANIN

 FITOKIMIA

 

OLEH:

NI PUTU ERNA WIDIASMINI

162200020

B1

 JURUSAN FARMASI (ALIH JENJANG)

PROGRAM STUDI FARMASI KLINIS

INSTITUT ILMU KESEHATAN MEDIKA PERSADA

2016/2017


  1. Tumbuhan-tumbuhan penghasil senyawa fitokimia antosianin

Tumbuhan penghasil antosianin adalah tumbuhan yang memiliki pigmen warna merah, ungu dan biru. Antosianin termasuk pigmen larut air yang secara alami, terakumulasi pada sel epidermis buah-buahan, akar, dan daun. Antosianin terdapat pada sejumlah besar buah-buahan seperti : anggur, strawberri, cherri, ubi jalar, pada sayuran seperti kol merah dan bayam merah (Hendry 1996; Harborne 1987) dan pada tumbuhan lainnya warna dan stabilitas pigmen antosianin tergantung pada struktur molekul secara keseluruhan. Semakin banyak substitusi OH dapat menyebabkan warna semakin biru, sedangkan metoksilasi akan menyebabkan warnanya semakin merah (Samber, 2013)

AKSES PELAYANAN KESEHATAN BAGI MASYARAKAT MISKIN TERKAIT DENGAN PROGRAM BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN

0

AKSES PELAYANAN KESEHATAN BAGI MASYARAKAT MISKIN TERKAIT DENGAN PROGRAM BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN

FARMASI SOSIAL

 

Disusun Oleh:

Kelompok 2

 

NamaAnggota :

Ni Putu Dewi Wahyuni                         (162200019)

Ni Putu Erna Widiasmini                      (162200020)

Ni Putu Ozzy Cintya Dewi                    (162200021)

Putu Ayu Widya Galih Mega Putri                 (162200022)

Ni Putu Irma Riana Rahmadewi           (162200023)

Sang Putu Gede Adi Pratama               (162200024)

 

JURUSAN FARMASI (ALIH JENJANG)

PROGRAM STUDI FARMASI KLINIS

INSTITUT ILMU KESEHATAN MEDIKA PERSADA

2016/2017


BAB I

PENDAHULUAN

 

  • Latar Belakang

Sehat adalah kondisi normal yang merupakan hak dari setiap orang. Sehat berhubungan dengan fisik, mental serta keadaan sosial yang bukan hanya bebas dari penyakit. Hidup sehat dapat dimulai dari perilaku sehat dari diri sendiri, lingkungan yang sehat serta pelayanan kesehatan yang bermutu dan merata. Dari perilaku hidup sehat tersebut akan menciptakan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya di seluruh masyarakat Indonesia.

KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT DAN KEBERHASILAN TERAPI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

0

KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT DAN KEBERHASILAN TERAPI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

FARMASI SOSIAL

 

 NI PUTU ERNA WIDIASMINI

162200021

B1

 JURUSAN FARMASI (ALIH JENJANG)

PROGRAM STUDI FARMASI KLINIS

INSTITUT ILMU KESEHATAN MEDIKA PERSADA

2016/2017

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

  • Latar Belakang

Gaya hidup masyarakat Indonesia khususnya di perkotaan, cenderung memilih segala sesuatu yang sifatnya cepat dan mudah. Faktor waktu dan kepraktisan menjadi alasan bagi mereka untuk tetap memilih makanan cepat saji (fast food) dan minuman berkadar gula tinggi, walaupun mereka tahu bahwa makanan cepat saji dan minuman berkadar gula tinggi adalah makanan yang tidak sehat yang dapat memicu terjadinya penyakit. Salah satunya adalah penyakit diabetes melitus. Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang ditandai dengan adanya oeningkatan kadar gula dalam darah melebihi batas normal.

DESKRIPSI MORFOLOGI TANAMAN TANAMAN KIRINYU (Chromolaena odorata L.)

0

DESKRIPSI MORFOLOGI TANAMAN TANAMAN KIRINYU (Chromolaena odorata L.)

 BOTANI FARMASI

 

 Disusun Oleh:

 Kelas BI

Kelompok 2

 Nama Anggota:

Ni Putu Erna Widiasmini                (162200021)

Putu Ayu Widya Mega Putri          (162200023)

Stefanie Dwiarti Omon                    (162200029)

Veridiana Hanat                              (162200030)

JURUSAN FARMASI

PROGRAM STUDI FARMASI KLINIS

INSTITUT ILMU KESEHATAN MEDIKA PERSADA

2016/2017

BAB I

PENDAHULUAN

 

  • Latar Belakang

Indonesia merupakan Negara tropis yang memiliki kekayaan flora dan fauna yang sangat melimpah. Di antara berbagai jenis flora di Indonesia, terdapat banyak tumbuhan yang berpotensi sebagai obat dan telah digunakan untuk pengobatan tradisional.

REKAYASA GENETIKA PRODUK VAKSIN HEPATITIS B

0

REKAYASA GENETIKA PRODUK

VAKSIN HEPATITIS B

 BIOLOGI SEL

 

Kelompok 4

B1

 Nama Anggota:

  1. Ni Nyoman Suardani (162200019)
  2. Ni Putu Dewi Wahyuni (162200020)
  3. Ni Putu Erna Widiasmini (162200021)
  4. Ni Putu Ozzy Cintia Dewi (162200022)
  5. Putu Ayu Widya Galih Mega Putri (162200023)
  6. Ni Putu Irma Riana Rahmadewi (162200024)

 

JURUSAN FARMASI (ALIH JENJANG)

PROGRAM STUDI FARMASI KLINIS

INSTITUT ILMU KESEHATAN MEDIKA PERSADA

2016/2017

BAB I

PENDAHULUAN

 

  • Latar Belakang

Seiring berjalannya waktu maka semakin berkembang pula dunia ilmu pengetahuan. Laju pertumbuhan penduduk tidak lagi seimbang dengan laju pertambahan sumber daya alam (SDA). Kondisi ini mendorong para ilmuwan untuk menemukan teknologi yang dapat membantu manusia dalam mengelola sumber daya alam dengan lebih baik dan efisien sehingga keterbatasan sumber daya alam tidak lagi menjadi permasalahan. Bioteknologi adalah salah satu perkembangan dari ilmu pengetahuan yang dapat membantu manusia dalam mengelola sumber daya alam.