Home Blog Page 10

LAPORAN PRAKTIKUM FARMAKOGNOSI ANALISIS KUALITATIF SIMPLISIA HERBA

0

LAPORAN PRAKTIKUM FARMAKOGNOSI ANALISIS KUALITATIF SIMPLISIA HERBA

I. Tujuan
Mahasiswa dapat mengetahui dan membedakan macam-macam simplisia herba secara makroskopik, mikroskopik, dan kimiawi.

II. Dasar Teori
Herba adalah tanaman kecil yang berbatang lunak,tingginya hanya beberapa centimeter atau beberapa meter. Menurut Longman & Jenik (1987) sejumlah herba menunjukkan bentuk-bentuk yang menarik, warna serta struktur permukaan daun yang sebagian besar darinya telah menjadi tanaman rumah yang popular seperti jenis dari suku Araceae,

LAPORAN PRAKTIKUM FARMAKOGNOSI IDENTIFIKASI GOLONGAN SENYAWA BERKHASIAT DALAM TUMBUHAN

0

LAPORAN PRAKTIKUM FARMAKOGNOSI
IDENTIFIKASI GOLONGAN SENYAWA BERKHASIAT DALAM TUMBUHAN

Oleh :
Kls/Smt : A/III
Kelompok 4

Nama kelompok :
1. Dewa Ayu Embas Saraswati (131016)
2. Ni Putu Erna Widiasmini (131017)
3. Eugenius Surya Puji (131018)
4. Gusti Agung Ayu Ketut Sudiariyanti (131020)

AKADEMI FARMASI SARASWATI DENPASAR
2014
Daun Tembakau Rimpang Kunyit Daun Wungu
Daun Teh Biji Kedelai Lidah Buaya

I. Tujuan
Mahasiswa dapat memahami dan melakuakan identifikasi senyawa golongan alkaloid, steroid/triterpenoid, flavonoid, saponin, tannin dan kuinon dalam tumbuhan.
II. Dasar Teori
Alkaloid
Alkaloid adalah suatu golongan senyawa organik yang banyak di temukan di alam. Hampir seluruh senyawa alkaloid berasal dari tumbuh-tumbuhan dan tersebar luas dalam berbagai jenis tumbuhan. Semua alkaloid mengandung paling sedikit satu atom nitrogen yang biasanya bersifat basa dan dalam sebagian besar atom nitrogen ini merupakan bagian dari cincin heterosiklik.

LAPORAN PRAKTIKUM FARMAKOGNOSI ANALISIS KUALITATIF SIMPLISIA BUAH (FRUCTUS)

0

LAPORAN PRAKTIKUM FARMAKOGNOSI

ANALISIS KUALITATIF SIMPLISIA BUAH (FRUCTUS)

              

`           Cabe Rawit                 Lada Hitam                Ketumbar

  1. Tujuan

Mahasiswa dapat mengetahui dan membedakan macam-macam simplisia buah (fructus) secara makroskopik, mikroskopik, dan kimiawi.

  1. Dasar Teori

Buah adalah organ pada tumbuhan berbunga yang merupakan perkembangan lanjutan dari bakal buah (ovarium). Buah biasanya membungkus dan melindungi biji. Pengertian buah dalam lingkup pertanian (hortikultura) atau pangan adalah lebih luas daripada pengertian buah di atas dan biasanya disebut sebagai buah-buahan. Buah dalam pengertian ini tidak terbatas yang terbentuk dari bakal buah, melainkan dapat pula berasal dari perkembangan organ yang lain. Karena itu, untuk membedakannya, buah yang sesuai menurut pengertian botani biasa disebut buah sejati. Buah seringkali memiliki nilai ekonomi sebagai bahan pangan maupun bahan baku industri karena di dalamnya disimpan berbagai macam produk metabolisme tumbuhan, mulai

PENENTUAN KADAR IODA PADA GARAM DAPUR

0

PENENTUAN KADAR IODA PADA GARAM DAPUR

III.          Prinsip

Titrasi iodometri (redoksimetri) termasuk dalam titrasi dengan cara tidak langsung, dalam hal ini ion iodide sebagai pereduksi diubah menjadi iodium yang nantinya dititrasi dengan larutan baku Na2S2O3. Cara ini digunakan untuk penentuan oksidator H2O2. Pada oksidator ditambahkan larutan KI dan asam sehingga akan terbentuk iodium yang akan dititrasi dengan Na2S2O3. Sebagai indicator, digunakan larutan kanji. Titik akhir titrasi pada iodometri apabila warna biru telah hilang.

Hello world!

1

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!